Refleksi sebuah Hobby menuliss
Hai kau penulis....dimanakah engkau menarikan penamu selama ini????
Lembah tanpa sebaris signal tanpa kategori 4G pernah engkau diami...seakan memendammu bersama inspirasi kecilmu....
Sudahlah....ide menulismu tak bisa kau bendung dan akhirnya kau mencoba mengurainya dalam sebuah buku harian lusuh....buku bekas sang patner hidup yang nyaris menduduki tempat sampah....
Antara sayang pada lembarannya yg masih kosong ataukah inspirasimu sedang melimpah....itulah dua alasan mengapa engkau mencoba menulis....
Menulis bukan sebuah hal yang tiba-tiba muncul...tapi sudah berkali-kali dilakukan walau hasilnya hanya sekitar jeritan hati...dan pengalaman lainnya....
Sang Penulis ini tak berharap banyak....
Ia tak mengharapkan mata hebat melihat ataupun membaca setiap tulisannya.
Ia tak mengharapkan pemikir hebat,penulis hebat atau apapun hebator-hebator lainnya...tapi ini tentang hobbynya...yah...habbit...habituasikan saja dalam keseharian...
Biarlah semua inspirasi ini tercecer...jadi sampahpun tak apa...karena sampah masih memiliki waktu untuk didaur ulang...
Dan mereka...tangan-tangan kecil...mata-mata yang menatap datar tanpa keangkuhan...biarlah mereka yang meresapinya....memuaskan hati dengan menulis jauh lebih berbangga...disyukuri jika ada hati yang tersentuh....
Aku takkan berhenti disini...
#salam literasi
Hai kau penulis....dimanakah engkau menarikan penamu selama ini????
Lembah tanpa sebaris signal tanpa kategori 4G pernah engkau diami...seakan memendammu bersama inspirasi kecilmu....
Sudahlah....ide menulismu tak bisa kau bendung dan akhirnya kau mencoba mengurainya dalam sebuah buku harian lusuh....buku bekas sang patner hidup yang nyaris menduduki tempat sampah....
Antara sayang pada lembarannya yg masih kosong ataukah inspirasimu sedang melimpah....itulah dua alasan mengapa engkau mencoba menulis....
Menulis bukan sebuah hal yang tiba-tiba muncul...tapi sudah berkali-kali dilakukan walau hasilnya hanya sekitar jeritan hati...dan pengalaman lainnya....
Sang Penulis ini tak berharap banyak....
Ia tak mengharapkan mata hebat melihat ataupun membaca setiap tulisannya.
Ia tak mengharapkan pemikir hebat,penulis hebat atau apapun hebator-hebator lainnya...tapi ini tentang hobbynya...yah...habbit...habituasikan saja dalam keseharian...
Biarlah semua inspirasi ini tercecer...jadi sampahpun tak apa...karena sampah masih memiliki waktu untuk didaur ulang...
Dan mereka...tangan-tangan kecil...mata-mata yang menatap datar tanpa keangkuhan...biarlah mereka yang meresapinya....memuaskan hati dengan menulis jauh lebih berbangga...disyukuri jika ada hati yang tersentuh....
Aku takkan berhenti disini...
#salam literasi



Komentar
Posting Komentar